Valentine tapi Jomblo?

image

Pengertian Valentine sendiri menurut Wikipedia yaitu

Hari Valentine (bahasa InggrisValentine’s Day) atau disebut juga Hari Kasih Sayang, pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat

.

Disini yang menjadi dasar penulisan kali ini adalah pengertian tersebut. Hari Valentine dinyatakan sebagai hari untuk setiap pasangan saling berbagi kasih dengan cara misalnya bertukar kado, coklat, atau mungkin dinner bersama. Ya, hal tersebut merupakan kebiasaan yang berlaku di dunia Barat. Bagaimana dengan kita yang tinggal di belahan dunia Timur? Apakah boleh menjiplak budaya tersebut? Boleh saja. Kenapa tidak boleh? Namun kendalanya banyak anak muda masa kini yang merasa dirinya tidak bisa merayakan Valentine karena ‘Jomblo’. Jomblo ini sudah menjadi sebuah hal yang cukup populer di kalangan muda masa kini. Tapi, siapa bilang Jomblo tidak bisa merayakan Valentine? Mungkin bagi Negara Barat Valentine itu harus dirayakan dengan pasangan. Garis bawahi kata harus. Kita bukan Negara Barat dan kita tidak tinggal di Negara Barat. Jadi kesimpulannya kita bisa dong merayakan Valentine bukan dengan pasangan? Kalau menurut saya pribadi, Valentine itu tidak harus selalu berhubungan dengan pasangan. Valentine sebenarnya bisa dirayakan dengan orang-orang disekitar kita. Kita bisa tuh merayakan Valentine dengan keluarga kita. Dengan papa mama adik kakak atau mungkin Om Tante hingga Kakek Nenek sampai keponakan kita. Atau kita juga bisa merayakan bersama teman-teman kita. Saling tukar coklat misalnya. Tukar coklat ga harus sama pasangan kan? Atau bahkan kita bisa merayakan Hari Kasih Sayang ini bersama dengan orang-orang yang membutuhkan kasih sayang. Maksudnya? Makna dari Kasih Sayang sendiri adalah saling berbagi kasih sayang. Seharusnya bila kita memiliki intelektual, kita tidak ‘lebay’ seperti pasang status-status yang menyatakan kalau kita Jomblo, kita butuh kasih sayang, kita ga dapet coklat dari kecengan kita. Hei! Look out! Di luar sana banyak orang yang lebih membutuhkan kasih sayang! Panti asuhan, panti jompo, orang-orang yang di penjara, anak jalanan, mereka membutuhkan kasih sayang lebih daripada kita makhluk alay yang haus akan kasih sayang dari lawan jenis. Kalau kita tidak bisa melakukan hal besar, mulailah dari hal kecil. Salah satu caranya yaitu jadilah manusia yang produktif. Hilangkan sifat apatis dan egois dalam diri setiap kita. Bagilah kasih kepada mereka yang membutuhkan. Pikirkan ulang hal ini. And last from author, spread the loves!

Visiting me on:
Instagram : @yohanna_demusic
Twitter : @yohanna_demusic
Snapchat : yohannaajaah
http://www.askfm/yohannaajaah.com
http://www.soundcloud/yohannaajaah.com
http://www.youtube.com/channel/UCRSpg7XtjtrTXXxYQLIrM1g

Advertisements