Christians

***Do not read this if you have a closed minded and stubborn***

English Version

What do you say about Christians? What do you think of Christians? Is your religion better than Christianity? Or are you Christians, are you really Christian, or Christian is just a status?

Christians are evil. Christians are selfish. The Christian is proud. The proof? When others are troubled, they do not care. They do not show any real action. They do not spread the gospel as it should. When a problem occurs they choose silence. Does not do anything. And if there is a denial of these things, they must begin to be selfish, they begin to say, “We have prayed for it, we pray for it every day, all night long.” Sorry but for the layman it can not be proved in real. It could be just a bullshit in the mouth and the truth itself is not tested in real terms.

The Christian is hypocritical. Worship with all her fondness is like a concert. Go to the church with clothes like to take a walk to the mall. Follow various communal activities A, communion B, communion C. This service, that service. Postings to all social media are very spiritual. Always be familiar with meeting old friends by saying, “Hey friend, how are you? I pray for you, why do not you go to church anymore?” Want to show off, want to show to the people if the Christian is like this, like that. What difference did you make with the Pharisees?

Outside, Christians are many who cheat here and there in bussiness, many Christians who minister but still say harshly, moreover women! Duh! Tattooing here and there, piercing here and there. Smoking, free sex. Post photos that show off the body with sexy clothing. Is your clothes less material or what? Even less the young people, against the parents, cursing the parents, denied the command of your parents but when your boy/girlfriend who ordered you, you obey. Like a buffalo was stuck in his nose. Not a blessing. You become a stumbling block. Hating others, saying bad things about others behind them. What’s the difference between you and the worldly people?

It’s said you guys are taught not to steal, but you still like to steal a chance. It’s said you guys are taught not to covet the belongings of your neighbor, in fact you are competing to show off your luxury goods in social media because you’re envy. It’s said you guys are taught to honor your parents, the proof you guys still like against your parents, yell at your parents. It’s said you guys are taught not to pronounce false witness about each other, but how do you look like to gossip huh? It’s said you are taught that there can be no other gods in front of you, but you are still more of your own self-satisfaction, feeding your own ego, is not that called self-indulgence?

To me, you do not deserve to be called Christians. The Christian should be good, love his neighbor, care about the environment, be a blessing for the people around.

Yes, we are silent when faced with problems. We were silent because we realized that the war was not for us, but God was going to fight for us, that’s why we chose to pray. Praying can not be proved in reality because only us and God knows. The proof of prayer is only one, it’s time. The time that will prove when we really pray, earnestly pray.

It may be true, some of us ministry, join the fellowship just to satisfy ourselves, feed our ego, very very likely we also show off it. Why? We are humans, we also have the desire to be seen and honored by others.

Yes, sometimes we are selfish. Sometimes we forget ourselves, we do not remember who we are so often we harming ourselves. Though in our eyes it is seen as a jack to lift people’s eyes towards us. Actually it is just as embarrassing to us as Christians. Often we are not aware that these things become a stumbling block for others and maybe even for ourselves. We are sorry. Therefore, please remind us if we are not aware of who we are.

There are things you may need to know and be aware of. We are human. The Christian is a man. We are not gods, we are not goddesses. We can not satisfy your wishes. We are not the satisfiers of your wishes if you want good and righteous Christians. We also did not escape from mistakes. When we say that we are close to our Lord, that does not mean we have become good and righteous people with no blemishes and no sin at all. Even pastors must have made mistakes. We understand your view that you do not like it when we post something that spiritual one and then there is one of our words that hurt you. A speck of indigo could broken a pot of milk. And just because of that speck then you label us as hypocrites. We understand. I see. I accept if you think like that. It’s a risk we have to accept. Your view, that’s a risk we have to take as Christians.

We understand, we realize we have not become a good Christian. We realize we have not been a blessing to many people. If we can say, we are trees. We are still in the growing stage. Many branches and twigs to be cut, must be thrown away. We still need sunshine, need fertilizer and water. Maybe even some times we broke because the wind was so strong that we had to be re-planted from scratch. When we are fruitful, the fruit we produce is different. Some are sweet, some are sour, some are rather tasteless. People’s tastes are different. Some do not like sour, some do not like sweet. Not all the fruit we produce can be received by everyone’s tongue. Therefore, we try to improve ourselves and strive to be a good person. For that, we do need your views and inputs so that we can be introspective, we can fix ourselves. We are very thankful and grateful for all your input and ridicule. It becomes a motivation for us to be able to repay all things with love.

I’m a Christian. I’m not ashamed to say it. I’m proud to be a Christian. I am grateful to know and have the Father like Lord Jesus.


Indonesian Version

Apa tanggapan kalian mengenai orang Kristen? Apa pandangan kalian mengenai orang Kristen? Apakah agama kalian lebih baik dari agama Kristen? Atau kalian sebagai orang Kristen, apakah kalian benar-benar Kristen, atau Kristen hanyalah sebagai status semata?

Orang Kristen itu jahat. Orang Kristen itu egois. Orang Kristen itu sombong. Buktinya? Ketika orang lain sedang dirundung masalah, mereka tidak peduli. Mereka tidak menunjukan aksi nyata. Mereka tidak menyebarkan Injil seperti yang seharusnya dilakukan. Ketika ada masalah terjadi mereka memilih diam. Tidak melakukan apa-apa. Dan kalau ada sangkalan atas hal-hal tersebut, mereka pasti mulai egois, mereka mulai berkata, “Kami sudah mendoakan kok, kami berdoa untuk hal itu setiap hari, semalam suntuk.” Maaf saja namun bagi orang awam hal itu tidak bisa dibuktikan secara nyata. Bisa saja itu hanya koar-koar di mulut dan kebenarannya sendiri tidak teruji secara nyata.

Orang Kristen itu munafik. Ibadah dengan segala kemeriahannya seperti sedang konser. Pergi ke rumah ibadah dengan pakaian seperti mau jalan-jalan ke mall. Ikut berbagai kegiatan persekutuan A, persekutuan B, persekutuan C. Pelayanan ini, pelayanan itu. Postingan ke berbagai media sosial sungguh amat rohani. Sok akrab kalau bertemu kawan lama dengan mengatakan, “Hey kawan, apa kabar? Saya mendoakanmu loh, kenapa kamu tidak ibadah lagi?”. Ingin pamer, ingin menunjukan ke orang-orang awam kalau orang Kristen itu begini, begitu. Apa bedanya kalian dengan orang-orang Farisi?

Di luar, orang Kristen itu banyak yang menipu sana sini, banyak orang-orang Kristen yang pelayanan namun masih berkata kasar, apalagi perempuan! Duh! Tato sana sini, tindik sana sini. Merokok, seks bebas. Posting foto yang memamerkan badan dengan busana yang minim. Baju kalian ini kurang bahan apa bagaimana sih? Belum lagi anak mudanya, melawan orang tua, memaki orang tua, membantah perintah orang tua giliran pacar kalian yang suruh kalian, kalian nurut. Bagai kerbau dicocok hidungnya. Tidak menjadi berkat. Kalian menjadi batu sandungan. Membenci orang lain, mengatakan hal-hal yang jelek mengenai orang lain di belakangnya. Apa bedanya kalian dengan orang-orang duniawi?

Katanya kalian diajarkan untuk tidak mencuri, tapi kalian masih suka curi-curi kesempatan. Katanya kalian diajarkan untuk tidak mengingini barang milik sesama kalian, nyatanya kalian berlomba-lomba memamerkan barang mewah kalian di sosial media. Katanya kalian diajarkan untuk menghormati orang tua kalian, buktinya kalian masih suka melawan orang tua kalian, membentak orang tua kalian. Katanya kalian diajarkan untuk tidak mengucapkan saksi dusta tentang sesamanya, tapi kok kelihatannya kalian sangat suka bergosip ya? Katanya kalian diajarkan bahwa tidak boleh ada allah lain di hadapan kalian, tapi kalian masih lebih menomorsatukan kepuasan diri kalian sendiri, memberi makan ego kalian sendiri, bukankah itu namanya mengtuhankan diri kalian sendiri?

Bagi saya, kalian tidak pantas disebut orang Kristen. Orang Kristen itu harusnya baik, mengasihi sesamanya, peduli lingkungan sekitar, menjadi berkat buat orang sekitar.

Ya, kami diam ketika menghadapi masalah. Kami diam karena kami sadar, peperangan itu bukan untuk kami, tapi Tuhanlah yang akan berperang untuk kami, Itu mengapa kami memilih untuk berdoa. Berdoa memang tidak bisa dibuktikan secara nyata karena hanya diri kami dan Tuhan saja yang tahu. Pembuktian dari doa hanya satu, yaitu waktu. Waktu yang akan membuktikan bilamana kami benar-benar berdoa, bersungguh-sungguh berdoa.

Mungkin benar, sebagian dari kami pelayanan, ikut persekutuan hanya untuk memuaskan diri kami, memberi makan ego kami, sangat amat mungkin juga kami pamer akan hal itu. Kenapa? Kami manusia, kami juga memiliki keinginan untuk dipandang dan dilihat oleh orang lain.

Ya, terkadang kami egois. Terkadang kami lupa diri, kami tidak ingat siapa diri kami sehingga seringkali kami merugikan diri kami sendiri. Meskipun di mata kami hal itu terlihat sebagai dongkrak untuk menaikan pandangan orang-orang terhadap kami. Sebenarnya hal itu justru memalukan kami sebagai orang Kristen. Seringkali kami tidak sadar hal-hal itu justru menjadi batu sandungan bagi orang lain dan bahkan mungkin buat diri kami. Kami minta maaf. Karena itu, tolong ingatkan kami jika kami mulai tidak sadar dengan siapa kami ini sebenarnya.

Ada hal yang mungkin kalian perlu tahu dan sadari. Kami manusia. Orang Kristen manusia. Kami bukan dewa, kami bukan dewi. Kami tidak bisa memuaskan keinginan kalian semua. Kami bukan pemuas keinginan kalian kalau kalian mau orang Kristen yang baik dan benar. Kami juga tak luput dari yang namanya kesalahan. Ketika kami mengatakan kalau kami dekat dengan Tuhan kami, bukan berarti kami sudah menjadi orang yang baik dan benar tanpa cacat cela dan tidak melakukan dosa sama sekali. Pendeta sekali pun pasti pernah melakukan kesalahan. Kami mengerti pandangan kalian bahwa kalian tidak suka bila kami memposting ini itu yang rohani sekali lalu ternyata ada salah satu omongan kami yang menyakiti hati kalian. Nila setitik rusak susu sebelanga. Dan hanya karena nila setitik itulah lalu kalian mencap kami sebagai orang yang munafik. Kami mengerti. Saya mengerti. Saya menerima bila kalian beranggapan seperti itu. Itu resiko yang harus kami terima. Pandangan dari kalian, itu memang resiko yang harus kami tanggung sebagai orang Kristen.

Kami mengerti, kami sadar kami belum menjadi orang Kristen yang baik. Kami sadar kami belum menjadi berkat bagi banyak orang. Kalau boleh diibaratkan, kami ini pohon. Kami masih dalam tahap bertumbuh. Banyak cabang dan ranting yang harus dipotong, harus dibuang. Kami masih memerlukan sinar matahari, memerlukan pupuk dan air. Bahkan mungkin beberapa kali kami patah karena diterpa angin yang sangat kencang sehingga kami harus ditanam ulang dari awal. Ketika kami sudah berbuah, buah yang kami hasilkan berbeda-beda. Ada yang manis, ada yang asam, ada yang agak hambar. Selera orang berbeda. Ada yang tidak suka asam, ada yang tidak suka manis. Tidak semua buah yang kami hasilkan bisa diterima lidah setiap orang. Maka dari itu, kami mencoba untuk memperbaiki diri dan berusaha untuk menjadi orang yang baik. Untuk itu kami memang perlu pandangan dan masukan dari kalian supaya kami bisa mawas diri, kami bisa membenahi diri kami sendiri. Kami sangat berterimakasih dan bersyukur atas segala masukan dan cemoohan kalian. Hal itu menjadi motivasi bagi kami untuk bisa membalas segala hal tersebut dengan kasih.

Aku orang Kristen. Aku tidak malu untuk mengatakannya. Aku bangga menjadi orang Kristen. Aku bersyukur bisa mengenal dan punya Bapa seperti Tuhan Yesus.

***If you have any questions or any inputs, comment below or contact me via Instagram @yohannaajaah***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s